Postingan

Mata Pencaharian di Surabaya

Gambar
Kota Surabaya adalah Ibukota provinsi Jawa Timur, Indonesia. Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Dengan jumlah penduduk metropolisnya yang hampir 3 juta jiwa, wilayah Kota Surabaya di sebelah utara dan timur berbatasan dengan Selat Madura, sedangkan sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Gresik dan sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Sidoarjo. Luas wilayah Kota Surabaya 274,06 Km 2 yang terbagi menjadi 31 kecamatan dan 163 desa/kelurahan. Berikut adalah mata pencaharian warga Surabaya berdasarkan daerahnya: Daerah Pesisir Pantai Merupakan daerah di pinggir utara dan timur kota Surabaya. Di sebelah utara berbatasan dengan pulau Madura, sedangkan di sebelah timur merupakan laut. Penduduk yang tinggal di daerah ini rata-rata bermata pencaharian sebagai nelayan. Mata pencaharian ini juga lumayan menjanjikan karena berpengaruh kepada perekonomian yang bisa meningkatkan daerah tersebut. Sehingga dengan adanya nelayan, sumber pang...

Pertumbuhan Ekonomi secara Sektoral

Kebijakan yang perlu diterapkan oleh pemerintah agar dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Indonesia antara lain sebagai berikut: 1.  Peningkatan Ekspor Dalam meningkatkan kegiatan ekspor kementerian perdagangan telah menyusun strategi diantaranya: fokus terhadap produk industri olahan yang bernilai tinggi, mengelola tata niaga impor dengan lebih baik, meninjau perjanjian perdagangan yang ada serta menyelenggarakan forum bisnis dan penjajakan bisnis di negara mitra 2.  Meningkatkan  fixed  broadband Perlunya meningkatkan broadband agar Indonesia mempunyai akses internet yang cepat sehingga dapat mempercepat proses informasi, pelayanan menjadi lancar dan cepat serta mempermudah proses transaksi ekonomi baik di dalam negeri maupun luar negeri 3.  Membantu UKM ke ranah online   Program tersebut dapat membantu kemajuan UKM karena dapat mempermudah proses transaksi jual beli dan memudahkan usaha untuk promosi barang-barang ekspor maup...
Gambar
PERANG DAGANG  AMERIKA SERIKAT-TIONGKOK     Perang dagang Tiongkok–Amerika Serikat 2018 mulai setelah Presiden Amerika Serikat  Donald Ttrump mengumumkan pada 22 Maret 2018, niatnya untuk mengenakan tarif sebesar US$ 50 miliar untuk barang-barang Tiongkok di bawah Seksi 301 Undang-Undang Perdagangan 1974 , dengan menyebut riwayat "praktik perdagangan tidak adil" dan pencurian kekayaan intelektual . Sebagai pembalasan, pemerintah Tiongkok menerapkan tarif mereka untuk lebih dari 128 produk AS, termasuk terutama sekali kedelai , ekspor utama AS ke Tiongkok. Pada 6 Juli 2018 Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif terhadap barang-barang TiongkokChina senilai $ 34 milyar, yang kemudian menyebabkan Tiongkok membalas dengan tarif yang serupa terhadap produk-produk AS. Administrasi Trump mengatakan bahwa tarif tersebut diperlukan untuk melindungi keamanan nasional dan kekayaan intelektual bisnis AS, dan untuk membantu mengurangi defisit perdaganga...